Gas detector yang masih menyala belum tentu masih akurat. Memahami penyebab kerusakan dan tanda tanda penurunan performa gas detector dapat membantu Anda menentukan waktu yang tepat untuk mengganti unit sebelum terjadi kegagalan deteksi.
Penggunaan gas detector yang aktif secara terus menerus pastinya bisa saja berpotensi rusak atau kehilangan fungsinya. Risiko terbesar bukan pada harga alat, tetapi pada risiko kecelakaan ketika alat gagal mendeteksi gas berbahaya.
Untuk itu perlu Anda ketahui seperti apa kondisi gas detector yang mengalami kerusakan dan kapan harus mengganti alat yang baru.
Hal-Hal Yang Menyebabkan Kerusakan Pada Gas Detector
1. Usia Pemakaian
Usia pemakaian dari gas detector memang tergantung dan disesuaikan dengan kondisi alat masing-masing, namun umumnya pemakaian alat berkisar 5 hingga 7 tahun dan setelah periode waktu tersebut kemungkinan sensor gas detector sudah tidak berfungsi.
2. Pengaruh Lingkungan
Lingkungan juga jadi salah satu faktor yang menyebabkan kerusakan pada alat karena sering terpapar dengan berbagai komponen yang terjadi secara terus-menerus. Hal ini akan membuat alat pendeteksi gas akan memiliki usia pakai yang lebih singkat
3. Sumber Tenaga Atau Baterai Lemah
Hal lain yang mempengaruhi tidak berfungsinya alat pendeteksi gas yaitu karena sumber tenaga yang kurang seperti baterai lemah. Hal ini memungkinkan alat tidak dapat digunakan dengan optimal dan bisa mempengaruhi kinerja alat.
4. Kerusakan Pada Sensor Pendeteksi Gas
Sensor pada gas detector bisa dibilang sebagai bagian paling utama untuk mendeteksi gas yang bocor, jika sensornya rusak maka alat tersebut tidak akan berguna sama sekali.
Sensor dalam detektor gas adalah bagian paling penting yang mendeteksi kebocoran gas. Jika sensor menjadi kotor atau rusak, detektor tidak akan mampu mendeteksi gas secara akurat.
5. Kesalahan Kalibrasi
Detektor gas memerlukan kalibrasi yang tepat agar dapat bekerja secara akurat. Jika kalibrasinya terganggu atau rusak, alat ini mungkin memberikan pembacaan yang salah atau tidak akurat.
6. Filter Sensor
Filter pada gas detector adalah komponen penting yang berfungsi untuk melindungi sensor detektor dari kontaminasi yang dapat mempengaruhi kinerjanya. Jika terjadi kerusakan pada filternya maka akan membuat sensor alat pendeteksi menjadi tidak terlindungi dan rusak.
Baca juga: Sensor Gas Detector Masih Akurat? Begini Cara Memastikannya
Tanda-Tanda Gas Detector Harus Diganti
1. Selalu Mengeluarkan Bunyi “Bib” terus menerus
Jika gas detector berbunyi bip setiap 30 detik atau dalam interval tertentu tanpa adanya kebocoran gas, ini merupakan indikasi bahwa sensor mungkin rusak atau sudah mendekati akhir masa pakainya dan perlu diganti.
2. Tidak Responsif Meski Baterai Baru
Jika gas detector tetap tidak berfungsi atau mengeluarkan bunyi bip meskipun baterainya sudah diganti dengan yang baru, ini merupakan tanda bahwa sensor atau perangkat lain di dalam detektor tidak bekerja dengan baik dan perlu penggantian.
3. Pesan Kesalahan (Error Messages)
Jika gas detector menampilkan pesan kesalahan seperti “ERR” atau “END,” ini adalah tanda jelas bahwa gas detector eror dan sudah tidak dapat berfungsi dengan baik dan harus diganti.
4. Tidak Mendeteksi Gas atau Alarm Terlambat
Jika gas detector tidak memberikan notifikasi saat terjadi kebocoran gas, atau jika alarm terlambat berbunyi, ini menandakan bahwa sensor sudah tidak berfungsi optimal dan harus segera diganti untuk menjaga keselamatan.
5. Usia Detektor Telah Mencapai Batas
Sebagian besar gas detector memiliki masa pakai antara 5 hingga 7 tahun. Jika detektor telah melewati umur tersebut, meskipun masih berfungsi, akurasinya mungkin menurun, dan sangat disarankan untuk segera diganti.
6. Perubahan Performa Setelah Kalibrasi
Gas detector perlu dikalibrasi secara berkala. Jika setelah dilakukan kalibrasi alat tetap tidak berfungsi secara akurat atau performanya menurun, maka penggantian sensor atau unit secara keseluruhan diperlukan.
7. Kerusakan Fisik
Jika gas detector mengalami kerusakan fisik seperti retak, pecah, atau terkena cairan yang dapat merusak komponen internal, ini dapat mempengaruhi fungsinya, dan unit harus segera diganti.
Dengan mengetahui penyebab dan tanda-tanda kerusakan pada gas detector, diharapkan Anda jadi lebih mengetahui dan paham dalam melakukan perawatan yang baik serta bisa menentukan kapan harus segera membeli alat yang baru.
Baca juga: Gaslux Gas Detector, Brand Lokal dengan Standar Internasional untuk Deteksi Gas Industri
Butuh bantuan seputar gas detector? Harsa Sinergi Mandiri siap membantu Anda mulai dari konsultasi kebutuhan, kalibrasi gas detector, pemilihan produk yang tepat, hingga instalasi dan after-sales service yang profesional.
Harsa Sinergi Mandiri adalah distributor utama Gaslux Gas Detector yang menyediakan produk berkualitas tinggi untuk kebutuhan deteksi gas di berbagai industri. Didukung oleh tim berpengalaman, kami berkomitmen memberikan solusi yang andal, akurat, dan sesuai standar keselamatan, sehingga operasional Anda tetap aman dan optimal.







